Pimpin Apel Pagi, Dr. Ruli Rianto, S.T., M.Si., Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Banten Tekankan Kesiapsiagaan Musim Hujan, Evaluasi Kinerja, dan Penguatan Disiplin ASN
Sumber Gambar : AdminDlhkSERANG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten melaksanakan apel pagi pada Senin (2/11/2026). Apel dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran, Dr. Ruli Rianto, S.T., M.Si.,
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
Yang saya hormati para pejabat struktural, fungsional, serta seluruh ASN dan pegawai DLHK Provinsi Banten yang saya banggakan.
Pertama-tama, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT karena pagi ini kita masih diberikan kesehatan, kesempatan, dan semangat untuk melaksanakan tugas serta tanggung jawab kita.
Pada kesempatan apel pagi ini, ada beberapa hal yang ingin saya tekankan sebagai perhatian dan komitmen kita bersama.
1. WASPADA MUSIM HUJAN — MULAI DARI LINGKUNGAN KITA SENDIRI
Kita telah memasuki bulan November. Berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian wilayah Banten mulai memasuki musim hujan pada November, sementara wilayah lainnya diprakirakan memasuki musim hujan pada Desember.
Saya mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Jangan sampai kita menjadi dinas yang mengajak masyarakat menjaga lingkungan, tetapi lingkungan kantor kita sendiri tidak terurus.
Mulai dari kantor kita sendiri. Bersihkan saluran drainase, pastikan tidak ada sampah yang menyumbat aliran air, rapikan lingkungan kerja, dan identifikasi pohon yang berpotensi membahayakan.
Saya minta bidang-bidang terkait meningkatkan koordinasi dengan DLH kabupaten/kota, BPBD, dan masyarakat, terutama dalam edukasi pengelolaan sampah.
Sampaikan kepada masyarakat bahwa membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan saluran air, dapat memperbesar risiko banjir.
Pesan saya sederhana: jangan menunggu banjir datang baru kita bergerak. Pencegahan harus dimulai sekarang.
2. DUA BULAN MENJELANG AKHIR TAHUN — EVALUASI DAN OPTIMALKAN KINERJA
Hari ini kita sudah memasuki November. Artinya, tinggal dua bulan lagi tahun anggaran 2026 berakhir.
Saya minta seluruh kepala bidang, kepala UPTD, pejabat fungsional, dan seluruh pegawai mengevaluasi kembali target serta capaian kinerja masing-masing.
Periksa kegiatan yang sudah selesai, kegiatan yang belum tercapai, realisasi anggaran, dan seluruh kewajiban pelaporan.
Jangan sampai menjelang akhir tahun kita baru mengetahui ada target yang tertinggal atau pekerjaan yang belum terselesaikan.
Saya tidak ingin kita hanya sibuk menghabiskan anggaran, tetapi lupa memastikan manfaat dan hasil dari setiap kegiatan.
Tahun 2026 harus kita tutup dengan kinerja yang baik, administrasi yang tertib, dan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan.
Segera identifikasi hambatan. Jika ada persoalan yang membutuhkan keputusan pimpinan, sampaikan lebih awal. Jangan ditunda, jangan disembunyikan.
3. KOLABORASI DAN TANGGUNG JAWAB MENJAGA NAMA BAIK DLHK BANTEN
Saya ingin menekankan bahwa keberhasilan DLHK bukan keberhasilan satu orang atau satu bidang, tetapi hasil kerja seluruh jajaran.
Kita memiliki banyak pekerjaan strategis, mulai dari pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, perlindungan lingkungan, kehutanan, hingga program-program prioritas Pemerintah Provinsi Banten.
Ketika pimpinan memberikan tugas, jangan melihatnya semata-mata sebagai tambahan pekerjaan. Lihatlah sebagai bentuk kepercayaan dan kesempatan menunjukkan kemampuan kita.
Hilangkan ego sektoral. Jangan ada sikap, "Itu bukan tugas bidang saya."
Kalau tugas tersebut membawa nama DLHK Provinsi Banten, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mendukung keberhasilannya, sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Bangun komunikasi, saling membantu, dan selesaikan setiap penugasan dengan kualitas terbaik.
Nama baik organisasi tidak hanya ditentukan oleh pimpinannya, tetapi oleh perilaku, kualitas pekerjaan, dan pelayanan seluruh pegawainya.
4. DISIPLIN, LOYALITAS, DAN INTEGRITAS ASN
Saya juga ingin mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan loyalitas.
Disiplin bukan sekadar datang tepat waktu saat apel, mengisi daftar hadir, kemudian merasa tugas sudah selesai.
Disiplin adalah hadir tepat waktu, bekerja secara sungguh-sungguh, menyelesaikan tanggung jawab, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Loyalitas juga bukan berarti selalu mengatakan iya kepada pimpinan.
Loyalitas yang benar adalah setia kepada negara, aturan, organisasi, dan tujuan bersama; menjalankan arahan pimpinan yang sah dengan penuh tanggung jawab, serta berani memberikan masukan yang benar.
Saya ingin membangun budaya kerja di mana pegawai tidak hanya menunggu perintah, tetapi memiliki inisiatif, kepedulian, dan kemauan mencari solusi.
Kita harus menjunjung nilai ASN BerAKHLAK, khususnya akuntabilitas, kompetensi, loyalitas, adaptivitas, dan kolaborasi.
Hindari sikap saling menyalahkan, menunda pekerjaan, menyebarkan informasi yang belum jelas, dan menggunakan media sosial secara tidak bertanggung jawab.
Jabatan adalah amanah, disiplin adalah kewajiban, dan integritas adalah harga diri kita sebagai aparatur negara.
5. KEGIATAN SENAM DAN PENANAMAN POHON — BANGUN KEBERSAMAAN DAN KETELADANAN
Kita juga memiliki kegiatan lomba senam dan penanaman pohon untuk mendukung percontohan pertanian di Sitandu.
Saya mengajak seluruh jajaran mendukung kegiatan tersebut dengan antusias.
Lomba senam jangan hanya dipandang sebagai perlombaan. Jadikan sebagai sarana menjaga kesehatan, membangun kekompakan, dan mempererat kebersamaan antarpegawai.
Demikian juga dengan penanaman pohon di Sitandu.
Jangan sampai kegiatan penanaman pohon hanya berhenti pada seremoni dan dokumentasi.
Pastikan pohon yang ditanam sesuai dengan kondisi lahan, dirawat, dipelihara, dan tumbuh dengan baik.
Kegiatan ini harus menjadi contoh bahwa DLHK tidak hanya memberikan imbauan tentang penghijauan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menunjukkan praktik nyata.
Kita ingin lingkungan yang lestari sekaligus produktif, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
PENUTUP — KOMITMEN BERSAMA
Bapak dan Ibu sekalian,
Saya ingin mengakhiri amanat ini dengan lima pesan sederhana:
1. Peduli lingkungan — mulai dari kebersihan kantor dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
2. Tuntaskan kinerja — evaluasi seluruh target sebelum tahun berakhir.
3. Perkuat kolaborasi — bekerja sebagai satu keluarga besar DLHK Banten.
4. Tegakkan disiplin dan loyalitas — bekerja dengan integritas serta tanggung jawab.
5. Berikan keteladanan — dalam kesehatan, penghijauan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Mari kita jadikan dua bulan terakhir tahun 2026 sebagai momentum untuk memperbaiki kekurangan, meningkatkan capaian, dan membuktikan bahwa DLHK Provinsi Banten adalah organisasi yang solid, profesional, responsif, dan dapat diandalkan.
Kita tidak harus menjadi orang yang paling hebat, tetapi kita harus menjadi tim yang kuat. Karena keberhasilan organisasi lahir dari kedisiplinan, loyalitas, dan kerja sama seluruh anggotanya.
Selamat bekerja. Tetap semangat, jaga kekompakan, dan berikan yang terbaik bagi masyarakat serta Provinsi Banten.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


