Program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera)
Sumber Gambar :Program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera) merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Banten yang bertujuan meningkatkan konektivitas desa guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan mengusung semangat “Jalan Desa Maju, Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Meningkat” serta didukung oleh reformasi birokrasi yang berdampak, program ini menekankan bahwa setiap rupiah anggaran harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp184 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan desa. Melalui program ini telah dibangun 62 ruas jalan dan 1 jembatan dengan total panjang mencapai 71 kilometer. Pembangunan tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat aksesibilitas antarwilayah desa dan membuka keterhubungan yang lebih baik dengan pusat-pusat ekonomi.
Hasil yang dicapai dari program ini antara lain meningkatnya konektivitas desa, percepatan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, kelancaran distribusi hasil pertanian, serta penurunan biaya transportasi dan logistik. Dengan infrastruktur yang lebih baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien sehingga berbagai aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan lebih optimal.
Manfaat program ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Para petani kini lebih mudah mengangkut hasil panen ke pasar, akses menuju pusat ekonomi menjadi semakin terbuka, anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman, serta waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih singkat. Kondisi ini memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat desa secara keseluruhan.
Secara lebih luas, Program Bang Andra turut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Banten meningkat dari 4,79% menjadi 5,37%, sektor pertanian tumbuh sebesar 9,60%, sementara Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 111,81 dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) mencapai 117,43. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalan desa tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka akses ekonomi, mempercepat pelayanan dasar, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Provinsi Banten.