Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten Perkuat Kelembagaan dan Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan di Kecamatan Cinangka

Sumber Gambar : AdminDlhk

SERANG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten terus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan melalui kegiatan

Kegiatan penguatan dan pendampingan tersebut melibatkan sejumlah Kelompok Tani Hutan yang berada di wilayah Kecamatan Cinangka, di antaranya KTH Harapan Wangi Jaya, KTH Matlaul Rizki, dan KTH Tani Makmur Desa Bantarwaru, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Selain itu, kegiatan juga melibatkan KTH Rimba Mulya Desa Sindanglaya serta masyarakat di wilayah Kecamatan Cinangka.

Keterlibatan KTH Tani Makmur Desa Bantarwaru menjadi bagian penting dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan kehutanan. Melalui penguatan kelembagaan, KTH diharapkan mampu meningkatkan kemampuan anggota dalam mengelola potensi sumber daya alam di wilayahnya secara produktif, sekaligus tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Komisi II DPRD Provinsi Banten, Bapak Muhammad Novi Fatwarohman. Kehadiran unsur legislatif tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan dan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian sumber daya alam.

Meningkatkan Kapasitas dan Kemandirian KTH

Kelompok Tani Hutan memiliki posisi strategis dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Keberadaan KTH menjadi wadah bagi masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan kegiatan kehutanan, penghijauan, konservasi, serta pemanfaatan hasil tanaman yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun perekonomian masyarakat.

Melalui kegiatan pendampingan, anggota KTH mendapatkan penguatan pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnya membangun kelembagaan yang kuat, tertib, dan mampu menjalankan program secara berkelanjutan. Kelembagaan yang baik menjadi salah satu faktor penting agar KTH dapat berkembang secara mandiri dan mampu mengelola berbagai potensi yang dimiliki.

KTH Harapan Wangi Jaya Desa Bantar Wangi Kecaman Cinangka, KTH Matlaul Rizki Desa Umbul Tanjung Kecamaan Cinangka , KTH Tani Makmur Desa Bantarwaru Kecamatan Cinangka, dan KTH Rimba Mulya Desa Sindanglaya Kecamatan Cinangka diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas organisasi dan kemampuan anggotanya dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan kehutanan.

Setiap kelompok memiliki potensi dan karakteristik wilayah masing-masing yang dapat dikembangkan melalui kegiatan produktif dan berwawasan lingkungan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, KTH diharapkan mampu mengidentifikasi potensi wilayah, menyusun kegiatan, serta mengembangkan usaha yang dapat memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat sekitar.

Dorong Sinergi dan Kolaborasi Berkelanjutan

Dalam pelaksanaan kegiatan, pentingnya sinergi dan koordinasi antara KTH dengan berbagai pihak juga menjadi perhatian. Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah, DPRD, DLHK, pemerintah desa, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan pola pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. KTH sebagai kelompok yang berada langsung di tengah masyarakat memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai kondisi lingkungan di wilayahnya. Sementara itu, pemerintah dapat memberikan dukungan berupa pendampingan, fasilitasi, peningkatan kapasitas, serta dukungan program sesuai dengan kebutuhan.

Dengan adanya sinergi yang berkelanjutan, berbagai program pengelolaan lingkungan di tingkat masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Masyarakat juga dapat berperan lebih aktif dalam menjaga kawasan sekitar, melakukan penghijauan, serta memanfaatkan lahan secara produktif tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

Pemberian Bibit MPTS untuk Mendukung Penghijauan

Sebagai bagian dari kegiatan penguatan dan pemberdayaan masyarakat, turut diberikan bantuan bibit tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) atau tanaman serbaguna. Bibit yang diberikan antara lain alpukat, petai, dan sukun.

Pemberian bibit tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh masyarakat. Tanaman MPTS memiliki manfaat yang beragam karena selain dapat mendukung fungsi ekologis, tanaman tersebut juga dapat menghasilkan buah yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

Pengembangan tanaman alpukat, petai, dan sukun diharapkan dapat meningkatkan tutupan vegetasi serta membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Di sisi lain, hasil tanaman dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan konsumsi maupun dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan.

Bagi KTH Harapan Wangi Jaya, KTH Matlaul Rizki, KTH Tani Makmur, dan KTH Rimba Mulya, bantuan bibit tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan untuk terus mengembangkan kegiatan penghijauan dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Dengan demikian, kegiatan penghijauan tidak hanya dipandang sebagai upaya menanam pohon, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat. Konsep tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memiliki kepedulian sekaligus kepentingan dalam menjaga keberlanjutan tanaman yang telah ditanam.

Mendorong Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat

Penguatan Kelompok Tani Hutan merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan memiliki peran langsung dalam menjaga kondisi lingkungan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung keberhasilan program kehutanan dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk memahami bahwa kelestarian lingkungan memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Hutan dan lingkungan yang terjaga dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari menjaga tata air, mengurangi risiko erosi, mempertahankan keanekaragaman hayati, hingga menyediakan berbagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

KTH juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan lingkungan di tingkat masyarakat. Kelompok dapat mengembangkan berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, pemeliharaan tanaman, penghijauan lahan, konservasi tanah dan air, serta pemanfaatan hasil tanaman secara bijaksana.

Dalam konteks tersebut, keberadaan keempat KTH tersebut di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan di wilayahnya.

Membangun KTH yang Mandiri dan Berkelanjutan

Kemandirian KTH menjadi salah satu tujuan penting dalam kegiatan penguatan dan pendampingan. Kelompok yang memiliki kelembagaan kuat akan lebih mampu menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan, mengelola potensi kelompok, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

KTH Harapan Wangi Jaya, KTH Matlaul Rizki, KTH Tani Makmur Desa Bantarwaru, dan KTH Rimba Mulya diharapkan dapat terus mengembangkan potensi yang ada di wilayah masing-masing. Dengan dukungan pendampingan dan kerja sama lintas sektor, kelompok dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menghasilkan kegiatan yang memiliki manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Pendekatan pemberdayaan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya diberikan bantuan, tetapi juga didorong untuk memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan mengelola kegiatan secara mandiri. Dengan demikian, program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak yang lebih panjang dan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

DLHK Provinsi Banten terus mendorong agar masyarakat memiliki peran aktif dalam pengelolaan lingkungan. Peran masyarakat menjadi semakin penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan sumber daya alam agar tetap dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Wujud Komitmen Bersama Menjaga Lingkungan

Kegiatan Penguatan dan Pendampingan Kelompok Tani Hutan di Kecamatan Cinangka menjadi salah satu wujud komitmen bersama dalam memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan kehutanan. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, lembaga legislatif, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran perwakilan Komisi II DPRD Provinsi Banten, Bapak Muhammad Novi Fatwarohman, menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan program pemberdayaan masyarakat di bidang lingkungan dan kehutanan. Sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, DLHK, pemerintah desa, KTH, serta masyarakat diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai program yang berkaitan dengan lingkungan dapat memberikan manfaat secara nyata.

Pemberian bibit alpukat, petai, dan sukun diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperluas kegiatan penghijauan sekaligus mendorong pemanfaatan tanaman yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi. Masyarakat diharapkan dapat menjaga dan merawat tanaman tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ke depan, penguatan dan pendampingan KTH diharapkan terus dilakukan melalui pembinaan, peningkatan kapasitas, serta pengembangan kerja sama. KTH yang kuat dan mandiri akan menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

Melalui kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat, DLHK Provinsi Banten optimistis upaya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat dapat terus berkembang. KTH tidak hanya menjadi kelompok yang menerima bantuan, tetapi juga menjadi penggerak pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Kegiatan di Kecamatan Cinangka tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bahwa penguatan kelembagaan, pendampingan masyarakat, penghijauan, dan sinergi lintas pihak dapat berjalan secara beriringan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk menjaga lingkungan, KTH Harapan Wangi Jaya, KTH Matlaul Rizki, KTH Tani Makmur, KTH Rimba Mulya, serta masyarakat Kecamatan Cinangka dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan kawasan yang lebih hijau, lestari, produktif, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

 

 


Share this Post