Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Melalui Kegiatan “Yuk ke Bank Sampah”
Sumber Gambar :Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan “Yuk ke Bank Sampah” pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di DLHK Provinsi Banten – Ex Gudang PSLB3.
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata DLHK Provinsi Banten dalam mendorong penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber melalui mekanisme bank sampah, yaitu sistem pengelolaan sampah yang menempatkan sampah anorganik sebagai sesuatu yang bernilai ekonomis. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk memilah sampah anorganik dari rumah masing-masing, kemudian membawa sampah tersebut ke lokasi bank sampah untuk dilakukan penimbangan dan pencatatan sebagai tabungan.
Adapun jenis sampah yang diterima dalam kegiatan ini meliputi botol dan gelas plastik, kertas, kardus, kantong plastik, minyak jelantah, serta berbagai jenis sampah anorganik lainnya yang telah dipilah dalam kondisi bersih dan rapi. Dengan sistem ini, sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Melalui kegiatan “Yuk ke Bank Sampah”, DLHK Provinsi Banten ingin menanamkan pemahaman bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dari rumah dapat memberikan dampak besar terhadap pengurangan timbulan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Selain memberikan manfaat ekonomi, pengelolaan sampah melalui bank sampah juga mendukung penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Prinsip ini menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam program bank sampah, diharapkan tercipta budaya pengelolaan sampah yang lebih tertib, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
DLHK Provinsi Banten terus berupaya memperluas edukasi dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah melalui berbagai program dan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bahwa sampah yang dikelola dengan baik tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi.
Ke depan, DLHK Provinsi Banten berharap kegiatan seperti ini dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah rumah tangga. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pengurangan sampah dari sumber dapat berjalan lebih optimal, sehingga mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
Melalui gerakan “Yuk ke Bank Sampah”, DLHK Provinsi Banten mengajak seluruh masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan peduli lingkungan dari langkah yang sederhana, yaitu memilah sampah dari rumah dan menjadikannya bernilai manfaat. Bersama, kita wujudkan lingkungan yang lebih hijau dan masa depan yang lebih berkelanjutan untuk generasi mendatang.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)