BS Jawara Berkah DLHK Gelar Penimbangan Rutin, Perkuat Komitmen Pengelolaan Sampah.
Sumber Gambar :BS Jawara Berkah DLHK Gelar Penimbangan Rutin, Perkuat Komitmen Pengelolaan Sampah.
Kota Serang – Bank Sampah (BS) Jawara Berkah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) kembali melaksanakan kegiatan penimbangan sampah rutin pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat BS Jawara Berkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan DLHK dalam mendorong pengelolaan sampah domestik berbasis pemilahan dari sumbernya.
Kegiatan penimbangan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang PSLB3PP DLHK, Dr. Ruli Riatno, ST, MSi, selaku pembina Bank Sampah Jawara Berkah. Kehadiran beliau sekaligus menjadi bentuk dukungan dan penguatan terhadap program bank sampah sebagai salah satu strategi pengurangan timbulan sampah menuju pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, sampah yang berasal dari masing-masing ruangan di lingkungan kantor terlebih dahulu dipilah sesuai jenisnya, seperti sampah kertas, plastik, dan jenis anorganik lainnya yang memiliki nilai jual. Setelah melalui proses pemilahan, sampah kemudian ditimbang dan dicatat sebagai tabungan pada sistem bank sampah. Skema ini tidak hanya mendorong kedisiplinan dalam memilah sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui konsep tabungan sampah.
Dr. Ruli Riatno menyampaikan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Pemilahan di tingkat awal menjadi kunci utama untuk mengurangi beban sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku yang konsisten di lingkungan kerja maupun di masyarakat luas.
“Melalui Bank Sampah Jawara Berkah, kita membangun budaya sadar lingkungan. Sampah tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang tidak berguna, tetapi sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” ujarnya.
Program bank sampah ini juga sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, di mana sampah yang telah dipilah akan didaur ulang atau dimanfaatkan kembali sehingga dapat kembali ke rantai produksi. Dengan demikian, volume sampah yang dibuang ke TPA dapat ditekan secara signifikan, sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi dari material yang sebelumnya terbuang.
Selain berdampak pada pengurangan timbulan sampah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi internal bagi seluruh pegawai untuk membiasakan pola hidup ramah lingkungan. Kebiasaan memilah sampah dari ruangan masing-masing diharapkan menjadi budaya kerja yang berkelanjutan dan dapat ditularkan ke lingkungan keluarga serta masyarakat.
DLHK melalui BS Jawara Berkah berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi aktif. Kegiatan penimbangan rutin ini bukan hanya agenda administratif, tetapi juga bagian dari gerakan perubahan perilaku menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya guna.
Dengan konsistensi dan kolaborasi seluruh pihak, Bank Sampah Jawara Berkah diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan sampah di lingkungan instansi pemerintah serta mendukung upaya pengurangan sampah secara menyeluruh.